Ekonomi Tumbuh Hebat, RI Masih Terjerat Masalah Lapangan Pekerjaan

Liputan6.com, Jakarta : Mantan Menteri Keuangan JB Sumarlin menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia beberapa tahun terakhir tergolong hebat. Sayangnya, pertumbuhan itu masih belum bisa mengatasi permasalahan yang sangat berat bagi negara ini yaitu lapangan pekerjaan.

“Pertumbuhan ekonomi saat ini tergolong hebat, namun masih belum bisa memecahkan permasalahan lapangan kerja,” ujar Sumarlin saat acara launching buku dan syukuran Ulang Tahunnya ke 80 di Jakarta, Sabtu (16/2/2013).

Sumarlin menjelaskan, kehebatan perekonomian ini dimulai ketika Indonesia bisa keluar dari krisis ekonomi di tahun 1998. Bahkan kinerja positif ekonomi Indonesia masih terus berlanjut hingga saat ini.

Meski pertumbuhan ekonomi terbilang tinggi, JB Sumarlin menilai pemerintah tak bisa lepas dari jerat permasalahan lapangan kerja. Hingga kini lapangan pekerjaan di tanah air tergolong masih sangat sempit sehingga harus dikelola dengan baik.

“Untuk permasalahan lapangan kerja yang sempit itu bisa membuat kesenjangan banyak rakyat,” ungkapnya.

Tak hanya kesenjangan, mantan Kepala Bappenas ini juga menilai minimnya lapangan kerja bisa memicu munculnya konflik.

Kondisi yang terjadi saat ini, ujar Sumarlin, terasa menyedihkan baginya. Selama ini, pemerintah terus bekerja untuk mempertahankan eksistensi perekonomian negara. Namun kondisi itu terus berangsur berubah. “Itu yang harus dibenahi oleh pemerintah,” tegas dia.

Seluruh pekerjaan rumah ini harus segera diselesaikan pemerintah dengan harapkan perekonomian Indonesia akan mampu dipertahankan bahkan meningkat lebih tinggi lagi. (Dis/Shd)

Iklan
By kusmadi Posted in Bisnis

Orang baik akan berkomentar yang baik

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s