PNSMail, Emailnya Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia

SmileCodes, Inc – Teknologi Informasi dan Komunikasi saat ini telah merasuk ke dalam segala bidang. Dari Boomingnya fenomena ini, maka pemerintah Republik Indonesia memberikan wadah bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia berupa alamat Email yang dapat dipergunakan sebagai media informasi yang sangat bermanfaat bagi kita sebagai bagian dari PNS RI.
 
PNSMail merupakan fasilitas email yang diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil di seluruh Indonesia. PNSMail memiliki fitur-fitur yang sangat menarik, di antaranya :
 Kapasitas penyimpanan 1 GB
 Portal Email untuk email eksternal
 Proteksi spam, virus, dan lain-lain
 Akses PNSMail dari PDA, tablet, dan ponsel
 
Catatan :
Harap menggunakan username yang mencerminkan nama lengkap Anda. Penggunaan username yang tidak mencerminkan nama lengkap Anda tidak akan disetujui. Formatnya namadepan.namabelakang@pnsmail.go.id. Contoh : mas.kusmadi@pnsmail.go.id.
 
Adapun tata cara untuk mendapatkan alamat email pada PNSMail adalah sebagai berikut:
1. Buka halaman website yang beralamat di http://pnsmail.go.id/
2. Klik tombol DAFTAR yang terletak di POJOK KANAN ATAS
 
3. Isi semua data Anda sesuai dengan data yang sebenarnya di KIRI, perhatikan contoh berikut:
  1. Nama Lengkap : Mas Kusmadi (harus 2 kata: nama depan dan belakang)
  2. Username : mas.kusmadi @pnsmail.go.id (jika benar, akan muncul tulisan TERSEDIA)
  3. Password : 12345 (Ini password untuk email bapak/ibu nantinya)
  4. Ulangi Password : 12345 (Sama dengan password nomor 3 diatas)
  5. NIP : 198312082010011016 (Harus punya NIP ASLI)
  6. Email : admin@smilecodes.com (Ini adalah email yang sudah bapak/ibu miliki)
  7. Nomor Ponsel : 083835701554 (Isi dengan nomor telp sendiri, bukan milik tetangga/pacar/istri atau suami orang)
  8. Instansi Asal : SMKN 11 MALANG (Isi dengan tempat bapak/ibu bekerja)
  9. Alamat Instansi : Jalan Pelabuhan Bakahuni No. 1 Kelurahan Bakalan Krajan Kecamatan Sukun (Isi dengan alamat sekolah yang sebenarnya)
  10. Propinsi : Jawa Timur (Pilih dengan dimana tempat bapak/ibu berada saat ini)
  11. Kabupaten / Kota : Kota Malang (Pilih Kota tempat Bapak/Ibu bekerja)
  12. Pertanyaan Pengingat : Di Kota apa kamu dilahirkan? (Pilih pertanyaan)
  13. Jawaban : semarang (Jawaban dari pertanyaan dari nomor 12)
  14. Kode Pengaman : G2RdCk (Tulis sesuai dengan CAPTCHA –> Karakter yang ditampilkan)
  15. Klik Tombol Daftar untuk melakukan proses pendaftaran
4. Tunggu validasi oleh admin yang mana hasil validasinya akan dikirimkan ke alamat email yang sebelumnya sudah bapak/ibu berikan ketika mendaftar
 
 
Semoga Bermanfaat
Kusmadi aka SmileCodes
Iklan

Ingin Sukses, Lakukan 3 Nasihat dari CEO Google

Google adalah salah satu contoh perusahaan yang sukses berkat adanya inovasi yang terus-menerus. Berawal dari sebuah mesin pencari, perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin itu kini telah menciptakan beragam aplikasi dan layanan serta merajai Internet.

Ada beberapa kebiasaan unik yang dikembangkan Google untuk memupuk budaya inovasi dan kreativitas dalam perusahaannya. Salah satunya adalah pertemuan mingguan. Setiap karyawan Google dari seluruh dunia bebas memberikan pertanyaan kepada para eksekutif Google, baik secara langsung maupun melalui email


Para karyawan juga dapat memberikan kritik ataupun mengemukakan ide-ide mereka kepada para pemimpin perusahaan.


Dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh Wired.com, CEO Google, Larry Page, menyampaikan beberapa tips sukses perusahaannya dalam berbisnis. Berikut adalah beberapa nasihatnya yang sangat menarik.


1. Lakukan hal-hal yang “gila”


Banyak perusahaan besar menjadi lengah dan lupa berinovasi. Hal itu dihindari oleh Google dengan memupuk budaya inovasi di lingkungan perusahaannya. Setiap karyawan di perusahaan ini dituntut untuk “Think Big”, berpikir dan melakukan hal-hal yang tidak biasa.


Sejak kecil, Page bermimpi untuk menjadi seorang penemu. Dia tidak hanya ingin bisa menciptakan produk yang hebat, tetapi juga ingin mengubah dunia. Mimpi itu tetap hidup hingga kini dan dia wujudkan bersama Google.  


Bagi Page, kepuasan adalah ketika dia dan timnya bisa mengembangkan inovasi 10 kali lipat dari yang telah mereka kembangkan sebelumnya. Jadi, tak heran jika inovasi menjadi inti dari bisnis Google. Lihat saja Gmail, layanan email yang menawarkan kapasitas penyimpanan 100 kali lebih besar ketimbang kapasitas yang diberikan oleh layanan-layanan email lainnya. 


Google juga telah menciptakan layanan penerjemah berbagai bahasa serta melahirkan Google Maps dan Google Drive, layanan penyimpanan data berbasis teknologi cloud computing. Selain itu, masih ada YouTube, Android, dan Chrome yang menarik dan telah digunakan banyak orang. 


Google bahkan dikabarkan membangun sebuah proyek dan lab khusus bernama Google X. Berbagai fasilitas dalam lab Google X dibuat untuk mendukung riset Google untuk menciptakan beragam teknologi masa depan, seperti mobil yang bisa berjalan sendiri dan kacamata berbasis teknologi Augmented Reality.


“Jika tidak melakukan hal-hal gila, kamu melakukan hal-hal yang salah,” kata Page. Sebagai CEO, dia selalu mendorong timnya untuk berinovasi.


2. Inovasi harus diikuti dengan komersialisasi


Inovasi yang sukses harus diikuti dengan komersialisasi. Page mencontohkan Xerox PARC, salah satu anak perusahaan Xerox Corp, yang didirikan pada tahun 1970. Xerox PARC terkenal dengan berbagai inovasinya di bidang teknologi dan hardware. Beberapa inovasinya memegang peranan penting dalam dunia komputasi modern, di antaranya, ethernet, graphical user interface (GUI), dan teknologi laser printing.


“Namun, mereka tidak fokus pada komersialisasi,” kata Larry. Hal itulah yang membuat Xerox PARC gagal. 


Larry memberikan contoh lain, yakni Tesla. Tesla adalah salah satu perusahaan yang dia kagumi, yang mengembangkan mobil inovatif. Namun, perusahaan yang didirikan oleh Nikola Tesla itu menghabiskan 99 persen tenaganya untuk mengembangkan produknya agar disukai banyak orang. Hal itulah yang menyebabkan Tesla akhirnya jatuh. 


Xerox PARC dan Tesla gagal karena hanya fokus pada inovasi. Setiap perusahaan membutuhkan dua hal untuk sukses, yakni inovasi dan komersialisasi.


3. Jangan fokus pada persaingan


Google berbeda dari perusahaan-perusahaan teknologi lainnya. Google fokus pada pengembangan produk-produk dan layanannya, bukan fokus pada kompetisi.


“Apa yang menarik dari bekerja jika hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah mengalahkan perusahaan lain yang melakukan hal yang sama dengan kita? Itulah yang membuat banyak perusahaan jatuh secara perlahan. Mereka cenderung melakukan hal yang sama dengan yang pernah mereka lakukan dan membuat beberapa perubahan kecil,” kata Page.


Menurut Page, memang wajar jika banyak orang ingin mengerjakan hal-hal yang mereka yakin tidak akan gagal. Namun, untuk sukses, perusahaan teknologi perlu membuat suatu perubahan yang besar. 


Ketika merilis Gmail, misalnya, Google masih menjadi sekadar perusahaan mesin pencari. Menciptakan layanan email berbasis web merupakan suatu lompatan besar bagi Google, apalagi Gmail berani menyediakan kapasitas penyimpanan email yang sangat besar jika dibandingkan penyedia layanan serupa pada saat itu. 


Pada saat mengembangkan Gmail, sudah ada beberapa perusahaan lain yang memiliki mesin pencari. Gmail tidak akan ada jika Google hanya fokus untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan itu. Google memilih untuk fokus mengembangkan produk-produk dan layanannya.

Editor: Wicaksono Surya Hidayat dari http://tekno.kompas.com

Modem Smartfren Connex, Speed DEWA in 30s

SmileCodes, inc – Malam kemarin seusai sholat magrib, smilecodes berinisiatif untuk melanjutkan membuat program pesenan orang sekaligus download ria diatas kasur empuk bersama anakQ tersayang Rohadatul ‘Aisy Ismah Kusmadi.
Hal pertama yang membuatku terkejut adalah manakala tombol “Start Download” ku klik, maka serta merta speed download langsung melesat dengan sangat cepat… . Batinku terheran – heran, kok tumben cepet banget.. . Setelah mengamati Transfer Rate aka Speed download… . Busyeeeeeeeeeeettt pantesan cepet banget.. . Ternyata speed downloadnya 630KBps lebih… . Wow….
Tapi sayang dan sangat sangat sangat sayang… . Kehebohan tidak berlangsung lama, karena 30 detik kemudian… . Indikator yang menandakan kecepatan download berhenti kaku bersama dengan Time Left yang terus bertambah di angka 10 menit… . Walah… . Apakah yang sedang terjadi…. .
Setelah terbiarkan sambil berharap speed kembali normal, lho kok malah berubah jadi 5-10kBps???
Lemes deh.. . hohohohoho… .
Pengalaman yang aneh ya? Gimana dengan pengalamanmu bro sis?
Share dong… .